Lingkungan kerja DBMS: Microsoft SQL Server Management Studio
Lengkap nya isi laporan praktikum SQL II mengenai 'Lingkungan kerja DBMS: Microsoft SQL Server Management Studio' :
DASAR TEORI
SQL (Structured Query Language) adalah bahasa komputer basis data
yang dirancang untuk mengelola data dalam Sistem Manajemen Basis Data
Relasional (RDBMS: Relational Database Management System). SQL adalah
bahasa komputer standar yang dikembangkan oleh IBM untuk melakukan query,
mengubah dan mendefinisikan database relasional, dan menggunakan pernyataan
deklaratif.SQL sebagai sub bahasa, SQL tidak hanya sekedar untuk melakukan
query (memperoleh data) melainkan juga dapat digunakan untuk memanipulasi
data. namun SQL tidak memenuhi persyaratan sebagai bahasa pemrograman.
SQL menyederhanakan perolehan data, Keserderhanaan sintak/perintah
mengakibatkan produktifitas pemrograman meningkat. Berbeda dengan bahasa
pemrograman konvensional umum. SQL Mengurangi Kepadatan Lalu-Lintas
Jaringan, Pada sistem basis data yang berbasis jaringan penggunaan SQL dapat
mengurangi beban traffic jaringan SQL dalam Pemrograman WEB, Aplikasi
berbasis web dewasa ini semakin populer, khususnya web dinamis yang menuntut
representasi dan update data secara realtime.
SQL sangat dibutuhkan dalam
mengakses data untuk keperluan tersebut. Walaupun SQL merupakan bahasa
standar dalam mengelola data dalam RDBMS, namun banyak DBMS (Database
Management System) yang ada saat ini telah mengembangkan dan menerapkan
versi bahasa SQL mereka sendiri.
Sebagai informasi bahwa, dewasa ini telah banyak bermunculan DBMS
yang menawarkan fitur-fitur dengan keunggulannya masing-masing.Sebagai
contoh berikut ini adalah beberapa DBMS yang
terkenal dan banyak digunakan,
yaitu:
1. Microsoft SQL Server
- Versi enterprise, versi developer dan versi lainnya
- Versi Express (open source)
2. Microsoft Access
3. Oracle
4. MySQL (open source), dikembang oleh Oracle (Sun Microsystems).
5. DB2 (IBM)
6. Sybase
7. Firebird
Setidaknya ada tiga jenis perintah dasar dalam SQL yang penjabarannya akan diulas
dalam poin-poin berikut ini:
- Data Definition Language (DDL)
Data Definition Languange (DDL) adalah perintah yang digunakan untuk
mendefinisikan data seperti membuat tabel database baru, mengubah
dataset, dan menghapus data.
- Data Manipulation Language (DML)
Pada database SQL, perintah yang digunakan untuk memanipulasi data
adalah Data Manipulation Language atau DML.
- Data Control Language (DCL)
Perintah dasar berikutnya adalah Data Control Language atau DCL.
Perintah SQL ini digunakan khususnya untuk mengatur hak apa saja yang
dimiliki oleh pengguna. Baik itu hak terhadap sebuah database ataupun pada
tabel maupun field yang ada.
PEMBAHASAN
Microsoft SQL Server Management Studio
Microsoft SQL Server SQL Server adalah perangkat lunak DBMS yang
dikembangkan oleh Microsoft, dan terdiri dari bermacam-macam edisi dan versi
rilis. Untuk lebih fokus dalam pembahasan tentang SQL, buku ajar ini akan
menggunakan perangkat lunak DBMS Microsoft SQL Server edisi Enterprise versi
2008. Pada Microsoft SQL Server untuk dapat menjalankan fungsi SQL dalam
mengakses dan mengolah basisdata, SQL Server menggunakan ekstensi T-SQL
(Transact-SQL) yang dikembangkan sendiri oleh Microsoft. T-SQL sangat mirip
dengan SQL standar, selain itu mendukung beberapa fungsi ekstra, fungsi built-in,
dll. T-SQL memperluas standar SQL untuk memasukkan pemrograman prosedural,
variabel lokal, berbagai fungsi pendukung untuk pemrosesan string, pemrosesan
tanggal, fungsi matematika, dll.
SQL Server Management Studio (SSMS)
SQL Server Management Studio (SSMS) adalah lingkungan terpadu
berbasis GUI milik Microsoft SQL Server yang berfungsi untuk mengelola
infrastruktur SQL, dari SQL Server ke SQL Database. SSMS menyediakan alat
untuk mengkonfigurasi, memantau, dan mengelola instance dari SQL. Selain itu
SSMS digunakan untuk menyebarkan, memantau, dan meningkatkan komponen
data-tier yang digunakan oleh aplikasi, serta membuat kueri dan skrip.
Fitur utama
dari SSMS adalah Object Explorer, yang memungkinkan pengguna untuk melihat,
memilih, dan bertindak atas salah satu objek di dalam server. Ini bisa digunakan
untuk mengamati dan menganalisis rencana query secara visual dan
mengoptimalkan kinerja database, selain itu SQL Server Management Studio juga
bisa digunakan untuk membuat database baru, mengubah apapun skema database
yang ada dengan menambahkan atau memodifikasi tabel dan indeks, atau
menganalisa kinerja. Ini termasuk jendela query yang menyediakan antarmuka
berbasis GUI untuk menulis dan mengeksekusi kueri.
Designer Tools
Designer Tools adalah seluruh fasilitas atau alat-alat desain berbasis GUI
yang disediakan oleh SSMS dan digunakan untuk mengelola salah satu objek yang
ada pada SQL Server tanpa menulis script query. Salah satu contohnya adalah
membuat database baru. Untuk membuat sebuah database baru menggunakan
designer tools pada SSMS tentu sangatlah mudah, yaitu dengan cara: arahkan
kursor mouse ke node Database di Object Inspektor, klik kanan tombol mouse lalu
pilih menu “New Database” dan berikan nama database nya. Seperti gambar di
bawah ini membuat database AFTERMID dan AKADEMIK.
Query Editor
Query editor adalah fasilitas editor query yang disediakan oleh SSMS dan
digunakan untuk mengelola salah satu objek yang ada pada SQL Server dan hampir
semua hal dilakukan dengan cara menuliskan script query. Saat ingin bekerja
dengan perintah-perintah kueri SQL, maka pilih "New Query" pada toolbar.
Selanjutnya sistem akan menampilkan bilah query editor pada area kosong seperti
pada gambar.
PENUTUP
Kesimpulan
Jadi, dapat disimpulkan bahswa SSMS digunakan untuk menyebarkan,
memantau, dan meningkatkan komponen data-tier yang digunakan oleh aplikasi,
serta membuat kueri dan skrip. Selain itu SQL Server Management Studio juga bisa
digunakan untuk membuat database baru, mengubah apapun skema database yang
ada dengan menambahkan atau memodifikasi tabel dan indeks, atau menganalisa
kinerja.
Komentar
Posting Komentar